Tiada Kasih Seperti yang ada PadaMu

Menjadi sepertiMu itulah yang kurindukan.. hari demi hari kulalui dengan penuh perjuangan maju terus menghadapi segala rintangan yang datang hanya untuk bertemu bersama denganMu dan menikmati HadiratMu...
Tampilkan postingan dengan label Artikel Motifasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Motifasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 April 2012

MASIH ADAKAH SETITIK KEDAMAIAN ?


MASIH ADAKAH SETITIK KEDAMAIAN ?
Maraknya kejahatan di Bangsa  Indonesia tercinta ini sungguh menjadi sebuah aksi yang sangat mengerikan  bahkan merupakan tontonan dunia yang luar biasa menghebohkan. Masih adakah tersimpan setitik kedamaian untuk kelanjutan bangsa yang berdiri di atas keadilan dan bangsa yang terkenal dengan kemakmurannya ini. Sungguh diluar dugaan ketika para pemimpin-pemimpin yang berada dan duduk di atas kursi empuk pemerintahan tidak dapat menjawab hal tersebut apalagi rakyatnya. Sangat ironis jadinya bila diputar ulang rekaman kejadian-kejadian aneh dibangsa ini sedikit saja terbayang dan betapa hal itu sangat menakutkan. Dimana-mana laporan kriminalitas diberbagai penjuru belahan pulau sungguh banyaknya tidak tertandingkan. Perampokkan hak orang lain dan para pelakunya berbaju dan berjubah putih pakai jas tampak tak bernoda, sungguh diluar dugaan.
Belum selesai masalah yang selalu menjadi topik  hangat sudah datang masalah baru bahkan lebih baru lagi topik yang panas bahkan sangat panas. Dipenuhi dengan hal-hal buruk bahkan sangat buruk dari apa yang diperkirakan sebelumnya. Dimana-dimana ada tawuran, berbuat anarkis, tidak bisa mengekang diri dan mengendalikan emosi, sungguh tontonan bagaimana peristiwa hancurnya moral suatu bangsa oleh generasi penerusnya yang menjadi pemberontak tidak mau tunduk dibawah otoritas pemerintahan yang ada. Masih adakah setitik kedamaian untuk bangsa Indonesia?
Saudaraku apa yang hendak kita lakukan, ketika seluruh rakyat suatu bangsa yang besar diperhadapkan  kepada kenyataan bahwa tidak ada jalan keluar selain memberontak, demonstrasi besar-besaran, semua diberbagai daerah, berteriak, menuntut, memaksa dengan alasan membela hak rakyat. Sangat tidak masuk akal ketika seorang atau seluruh mahasiswa dari perguruan tinggi ternama dengan bekal ilmu selama ini yang dipelajari dibangku perkuliahan menjadi seorang yang tidak berpikir secara genius bahkan ikut memberontak seperti kehilangan akal sehat, apa yang merasukimu?
Menyelesaikan masalah dengan demonstrasi, berteriak-teriak dengan suara keras hingga pulang ke kost dan kehilangan suara, parau karena berteriak terlalu banyak dan hal itu bukan satu-satunya solusi.  Engkau masih duduk dibangku perkuliahan, jangan menjadi pemberontak ulung, mulailah perbaiki moral untuk sebuah bangsa yang jaya dan besar. Kepada para bapak kami yang tercinta yang mengabdi kepada Bangsa dan Negara ingatlah bahwa anda bukanlah pekerja yang hanya memikirkan apa yang hendak kau dapatkan disana sementara engkau tidak lagi memikirkan pelayanan kepada bangsamu. Sekiranya tidak ada keegoisan dan iri hati yang mengikat setiap pikiran dan mempengaruhi perilaku pasti engkau akan merasakan jika rakyat yang engkau pimpin itu sedang  menjerit menahan kesakitan akibat penindasan. Tidak  adakah yang berani membela kedamaian untuk Indonesia Raya?
 Sementara kita haus dan minum, kita lapar dan makan semuanya sudah tersedia, tapi pernahkah kita berpikir apa yang terjadi di kolong-kolong jembatan, para kaum termaginalkan dipinggiran kota didaerah-daerah kumuh yang tidak ada pendidikan atau disetiap perempatan jalan dengan pakaian compang-camping memohon sedekah, Masih dapatkah kita berkilah dan pura-pura melupakan? Sadarlah bahwa sekarang engkau hanya menginginkan sebuah ketenangan dan kemakmuran butuh pemulihan dan pertobatan yang sungguh-sungguh. Masih ingatkah kita yang dipelajari oleh agama dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.
Sudah saatnya bangkit para pemimpin yang hebat, tidak hanya dengan kata-kata tetapi juga tindakan yang nyata. Kita menginginkan terobosan baru dalam segala bidang, hal yang harus kita pikirkan sebagai bangsa yang ingin berubah adalah bagaimana melakukan dengan tindakan tidak hanya membuat rencana dan tertulis diatas kertas. Perhatikanlah sekarang keadaan dibangsa  ini, sepertinya tidak dapat dikendalikan lagi bahkan dibeberapa tayangan televisi para aparat keamananpun berani dilawan bahkan dilempari dengan batu. Ini pertanda bahwa tidak ada lagi menyatunya sebuah ide atau kerjasama yang baik antara masyarakat dengan pihak pemerintahan, keadaan yang mengecewakan.
Tidakkah kita sedih mendengar wakil rakyat mengantuk saat sedang rapat  akibat nonton bola semalam. Coba perhatikan kasus seorang wakil rakyat yang menonton video tidak bermoral itu apa yang merasukinya. Pemerkosaan diangkot yang tidak kunjung selesai belum lagi kasus bunuh diri, penganiayaan dan pembantaian anak, istri, suami, saudara, teman bisnis, perampokkan dan pencurian hak orang lain dimana-mana, tidakkah kita menangis melihat keegoisan yang semakin marak dengan kasus korupsi yang setiap hari ditayangkan. Demo juga memicu hasrat untuk berbuat anarkis dan merupakan kesempatan balas dendam, walaupun tidak tahu bermusuh dengan siapa dan berpihak kepada siapa. Jika tidak bisa membuat sesuatu yang baru jangan rusakkan yang sudah ada, Itu namanya tidak berpihak kepada masyarakat yang harus menanggung semua beban itu. Contohnya prasarana yang rubuh dan hancur akibat kelakuan kurang bermoral maka anggaran yang dialokasikan kesana senilai milyaran rupiah saja, apakah uang itu tidak lebih baik digunakan untuk mengangkat orang-orang yang tenggelam dalam lumpur kemiskinan???
Pembahasan-pembahasan  yang berbobot itulah yang seharusnya ditayangkan ditelevisi, untuk meningkatkan kualitas suatu bangsa bukan tentang kecerobohan yang merendahkan daya pikir generasi muda. Bisa dihitung dengan jari acara televisi yang menayangkan tentang suatu keberhasilan, terobosan baru didunia pendidikan, kemajuan teknologi, mengangkat banyak orang dari kemiskinan dan kebutaan huruf, kebudayaan dan kekayaan alam, pemanfaatan lahan, membuka usaha baru, melakukan kebaikan, motifasi hidup dan berwirausaha itu merupakan contoh acara yang baik dan bermanfaat membentuk karakter generasi muda yang berjiwa baik dan bermoral.
Semua system harus diperharui, kinerjanya harus ditingkatkan sehingga semuanya seimbang tidak saling tertinggal tetapi semua program yang ada dikerjakan bersama-sama.  Selama ini yang terjadi dan yang sering dikerjakan oleh pihak pemerintah sibuk dengan menyelesaikan sebuah kasus sementara sibuk terus dengan kasus, kasus dan kasus maka program tidak akan pernah berjalan  dengan maksimal dan tidak pernah mendapat hasil yang optimal. Apakah itu sebuah usaha strategi untuk menghabiskan masa waktu sebuah jabatan? Teori lingkaran versi sendiri berkata bahwa jika sebuah benda bergerak mengelilingi sebuah lingkaran, maka selalu berputar-putar tanpa selalu mencapai arah dan tujuan.
Hendaknya janganlah bangsa ini menjadi bangsa yang menganut teori lingkaran itu tetapi biarlah teori garis lurus yang mempunyai awal dan akhir yaitu tujuan dan cita-cita bangsa yang tercantum dalam undang-undang dan tertuang dalam visi dan misi para pemimpin dan aparat pemerintah.  Pancasila merupakan Dasar  Negara yang harus dipegang selalu yaitu, KETUHANAN YANG MAHA ESA, KEMANUSIAAN YANG  ADIL DAN BERADAB, PERSATUAN INDONESIA, KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN, DAN KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.
Bangsa Indonesia maju terus, ikuti perkembangan dunia dan jangan menganggap remeh dengan sesama bangsa sendiri, jangan menyiksa bangsa sendiri dan jangan tidur diatas jeritan hati orang yang tidak bisa membela haknya. Ambil keputusan yang tepat, berikan solusi dan jangan mengakibatkan polusi, jangan membuat rakyat sengsara, rakyat juga jangan membuat susah para pemimpin-pemimpin diatasmu, rakyat berdamailah dengan pemimpinmu karena merekalah yang engkau pilih menjadi pemimpin atasmu dan jangan menjadi pemberontak.
Bangkitlah Indonesia dan bangsa tercinta, raihlah kemakmuran untuk kesejahteraan rakyat dan Damailah indonesiaku selalu.
Penulis Harapan Damai Zega
Fakultas Teknik jurusan Teknik sipil
Universitas kristen Immanuel, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
     

Selasa, 27 Maret 2012

Harus berjuang

Hidup itu tidak sekedar untuk hidup dan hanya biasa-biasa saja, orang sukses bisa mencapai puncak kesuksesannya hanya karena perjuangan dan kerja keras. Banyak orang tidak mau melepaskan kesenangannya yang hidup dalam serba keterbatasan, diombang-ambingkan bahkan ditipu karena kurangnya pengetahuan. Hidup yang merdeka tapi masih menghidupi pikiran seorang budak lapuk yang hanya menunggu dan terus menunggu perhatian dari para koruptor yang bersemayam disinggasananya. Kemiskinan yang melanda bukan karena kurangnya sumber daya yang ada atau luasnya tanah yang belum diolah melainkan otak yang tidak jalan yang telah mengeras bagaikan batu hitam diubuk-ubuk otak sebelah kanan tersimpan berbagai macam siksaan duka kemelaratan dan pikiran negatif yang telah diyakini seumur hidup.
Apakah hidup kita sekarang sedang berada dalam keadaan yang tragis, menurut survei pemprov jateng diperkirakan tahun 2012 angka kemiskinan bisa mencapai 4,32 juta jiwa dari hitungan seluruh penduduk indonesia yang sudah terdaftar sebanyak 259.940.857 jiwa, angka kemiskinan tersebut sekitar 11,7 %.  Seberapa besarkah keyakinan kita pribadi bahwa kita bisa berubah, perubahan dimulai dari diri kita bukan dari orang lain. Orang lain tidak pernah bisa merubah seseorang tanpa orang tersebut mau berubah hanya keputusan pribadi yang bisa mengubahnya. Jika engkau berkomitmen untuk mengubah hidup anda, tentu anda membutuhkan kekuatan supranatural yaitu spirit of life. Semangat untuk hidup dan tentu sesuai dengan keyakinan dan takut akan Tuhan, Banyak orang berlimpah harta tapi banyak juga kesusahan yang dialaminya namun ketika Tuhan bekerja bukan hanya kelimpahan berkat materi tapi juga damai sejahtera, kebahagiaan yang tidak didapat oleh dunia ini, tidak ada kekhwatiran dan disana ada kehidupan yang benar -benar memilikinya.. Semangat terus hadapi semua tantangan dengan takut akan Tuhan dan jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri.JBU   

Rabu, 07 Maret 2012

Jangan kehilangan focus

Tetap focus dan bertahan pada posisi yang menuju keberhasilan dan pencapaian cita-cita tidaklah mudah. Hal yang harus dilakukan saat merasa tidak ada semangat dan kehilangan tujuan yaitu dengan mengingat apa sebenarnya tujuan akhir dari sebuah pencapaian. Banyak orang mengejar sebuah pencapain tanpa memperdulikan lagi orang lain mereka tidak mau lagi bergaul dengan orang yang sangat peduli dengan mereka karena baginya sebuah pencapaian harus tercatat pada sebuah target. Sebenarnya hal diatas memang sangat benar dalam sebuah pencapaian yaitu dengan memiliki tujuan dan target dalam pencapaian. Namun hal diatas juga merupakan sebuah kesalahan besar ketika menjadi seseorang yang tidak peduli dengan sesama dan tidak mau tahu tentang orang lain.
Mari seimbangkan hidup kita dengan menjalaninya dalam kasih akan sesama, tetap focus pada pencapaian dan nikmati semua proses yang berlangsung dengan mengandalkan Tuhan diatas segala-galanya.  Amin <lanjut>  

Sabtu, 25 Februari 2012

Bosan Miskin

“Saya tidak layak seperti ini. Saya tau kalau Tuhan menginginkan saya jauh lebih layak, bukan seperti ini yang saya inginkan dan juga Tuhan tidak menginginkan saya seperti ini.”

Bosan Miskin

“Saya tidak layak seperti ini. Saya tau kalau Tuhan menginginkan saya jauh lebih layak, bukan seperti ini yang saya inginkan dan juga Tuhan tidak menginginkan saya seperti ini.”

Bosan Miskin

“Saya tidak layak seperti ini. Saya tau kalau Tuhan menginginkan saya jauh lebih layak, bukan seperti ini yang saya inginkan dan juga Tuhan tidak menginginkan saya seperti ini.”

Minggu, 24 Juli 2011

Kata – kata Mutiara (English dan Bahasa Indonesia)

Kata – kata Mutiara (English dan Bahasa Indonesia) :
Smile is the shortest distance between two people.
Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .
Real power does not hit hard , but straight to the point.
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran
You have to endure caterpillars if you want to see butterflies. (Antoine De Saint)
Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)
Only the man who is in the truth is a free man.
Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.
Every dark light is followed by a light morning.
Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.
Laughing is healthy, especially if you laugh about yourself.
Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.
The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.
Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil.
Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.
To be silent is the biggest art in a conversation.
Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.
The worst in the business world is the situation of no decision. (Napoleon).
Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).
Dig a well before you become thirsty.
Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.
Good manners consist of small sacrifices.
Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.
IDEAS ARE ONLY SEEDS, TO PICK THE CROPS NEEDS PERSPIRATION.
GAGASAN-GAGASAN HANYALAH BIBIT, MENUAI HASILNYA MEMBUTUHKAN KERINGAT.
LAZINESS MAKES A MAN SO SLOW THAT POV ERTY SOON OVERTAKE HIM.
KEMALASAN MEMBUAT SESEORANG BEGITU LAMBAN SEHINGGA KEMISKINAN SEGERA MENYUSUL.
THOSE WHO ARE ABLE TO CONTROL THEIR RAGE CAN CONQUER THEIR MOST SERIOUS ENEMY.
SIAPA YANG DAPAT MENAHAN MARAHNYA MAMPU MENGALAHKAN MUSUHNYA YANG PALING BERBAHAYA.
KNOWLEDGE AND SKILLS ARE TOOLS, THE WORKMAN IS CHARACTER.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.
A HEALTHY MAN HAS A HUNDRED WISHES, A SICK MAN HAS ONLY ONE.
ORANG YANG SEHAT MEMPUNYAI SERATUS KEINGINAN, ORANG YANG SAKIT HANYA PUNYA SATU KEINGINAN
A MEDICAL DOCTOR MAKES ONE HEALTHY, THE NATURE CREATES THE HEALTH. (Aristoteles)
SEORANG DOKTER MENYEMBUHKAN, DAN ALAM YANG MENCIPTAKAN KESEHATAN. (Aristoteles)
THE MAN WHO SAYS HE NEVER HAS TIME IS THE LAZIEST MAN.(Lichtenberg)
ORANG YANG MENGATAKAN TIDAK PUNYA WAKTU ADALAH ORANG YANG PEMALAS.(Lichterberg)
POLITENESS IS THE OIL WHICH REDUCES THE FRICTION AGAINST EACH OTHER. (Demokritus).
SOPAN-SANTU ADALAH IBARAT MINYAK YANG MENGURANGI GESEKAN SATU DENGAN YANG LAIN. (Demokritus).
A DROP OF INK CAN MOVE A MILLION PEOPLE TO THINK.
SETETES TINTA BISA MENGGERAKAN SEJUTA MANUSIA UNTUK BERFIKIR.
WE CAN TAKE FROM OUR LIFE UP TO WHAT WE PUT TO IT.
APA YANG BISA KITA DAPAT DARI KEHIDUPAN KITA TERGANTUNG DARI APA YANG KITA MASUKKAN KE SITU.
REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN
IF YOU LEAVE EVERYTHING TO YOUR GOOD LUCK, THEN YOU MAKE YOUR LIFE A LOTTERY.
JIKA ANDA MENGANTUNGKAN DIRI PADA KEBERUNTUNGAN SAJA, ANDA MEMBUAT HIDUP ANDA SEPERTI LOTERE.
REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN.
BEING CAREFUL IN JUDGING AN OPINION IS A SIGN OF WISDOM.
KEHATI-HATIAN DALAM MENILAI PENDAPAT ORANG ADALAH CIRI KEMATANGAN JIWA.
YOU RECOGNIZE BIRDS FROM THEIR SINGGING, YOU DO PEOPLE FROM THEIR TALKS.
BURUNG DIKENAL DARI NYANYIANNYA, MANUSIA DARI KATA-KATANYA.
ONE OUNCE OF PREVENT IS EQUAL TO ONE POUND OF MEDICINE.
SATU ONS PENCEGAHAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU PON OBAT.

Selasa, 19 Juli 2011

Menang atas Kehidupan

Bacaan: Lukas 21:7-19
Jika kita perhatikan, selama beberapa tahun belakangan ini tingkat konflik di dunia mengalami peningkatan drastis. Belum selesai ketegangan antara Palestina-Israel dan Korea Utara-Korea Selatan, kini beberapa negara di Asia dan Afrika pun mulai bergolak dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Di sisi lain, berbagai negara maju justru kian gencar mengembangkan dan memproduksi senjata-senjata baru yang lebih mematikan. Dalam skala yang lebih kecil, jumlah kasus dan pelaku tindak kriminal di masyarakat pun terus meningkatan. Bukan hanya mencuri dan merampok, para penjahat kini juga tidak segan-segan menghabisi nyawa korbannya. Pendek kata, kita benar-benar sedang hidup di dunia yang tidak lagi nyaman untuk ditinggali.
Semua kenyataan tersebut tentu bukan suatu berita yang menyenangkan. Sebab kita tahu bahwa sesungguhnya semua orang ingin hidup damai, dan bukannya hidup di tengah konflik. Namun demikian, seperti yang telah diperingatkan oleh Tuhan Yesus, keadaan tersebut memang sudah seharusnya terjadi. Bahkan bukan hanya peperangan, Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa akan muncul banyak bencana alam, penyakit, wabah kelaparan, dan berbagai fenomena alam yang tidak lazim (Luk. 21:10-11). Sementara semua itu terjadi, kebencian serta penganiayaan terhadap umat Tuhan akan semakin memuncak (Luk. 21:12). Maka pertanyaannya, saat semuanya terjadi, apakah yang harus kita lakukan? Bila orang lain akan lari, merasa ketakutan, ataupun kehilangan harapan akan masa depannya, maka setiap orang percaya justru harus memaknainya secara berbeda. Yaitu sebagai kesempatan untuk kita menjadi saksi bagi kemuliaan nama Tuhan (Luk. 21:13), sekaligus kesempatan untuk mengalami sendiri keajaiban campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita (Luk. 21:14-15).
Malam hari ini, ketahuilah bahwa Tuhan mengetahui dan tidak menutup mata terhadap segala sesuatu yang sedang kita hadapi. Jangan merasa takut dan gentar akan semuanya itu. Karena semuanya akan dipakai Tuhan untuk menyatakan kemualiaan-Nya bilamana kelak saat-Nya tiba.

Rabu, 15 Juni 2011

Sebuah Kisah Nyata : Bertahan 72 Hari di Pegunungan Andes

Ini merupakan kisah nyata pengalaman sekelompok Tim Rugby mahasiswa dari URUGUAY yang dalam perjalanan ke Peru, pesawat yang mereka tumpangi jatuh di Pegunungan Andes. Dalam kecelakaan ini, tidak semua penumpang tewas. Mereka yang bertahan hidup inilah yang akhirnya harus melewati pertarungan batin yang mengerikan dan tidak dapat mereka bayangkan sebelumnya, hingga akhirnya yang tersisa hanya 16 orang yang dapat diselamatkan dengan kondisi fisik yang sangat memperihatinkan.
enlosandes3.jpg enlosandes11.jpg enlosandes14.jpg
Kisah bermula dari keinginan sekelompok Tim Rugby mahasiswa yang ingin mengadakan pertandingan kembali di Peru. Mereka lantas menyewa sebuah pesawat terbang bernama Fairchild. Dalam perjalanan dari Uruguay menuju Peru, pesawat yang mereka sewa terpaksa melakukan pendaratan di Argentina, karena cuaca buruk di atas pegunungan Andes. Pertemuan antara panas matahari bertemu dengan udara dingin Pegunungan Andes di siang hari dapat membahayakan pesawat manapun yang melintas diatasnya. Tim Rugby mahasiswa ini dan penumpang lainnya bermalam di Argentina selama 1 malam. Keesokan harinya mereka melanjutkan perjalanan dengan pesawat yang mereka sewa tersebut.
Sekelompok mahasiswa ini berusia antara 20 tahunan dengan tubuh tinggi besar layaknya pemain rugby. Namun keceriaan mereka berubah seketika, sewaktu melewati puncak Gunung Andes pesawat yang mereka sewa tersebut mengalami gangguan mesin, dan akhirnya Fairchild jatuh tepat diatas salah satu puncak tertinggi Andes. Pesawat terseret sangat jauh dan mendarat dengan lambung pesawat. Fairchild akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah bukit. Ekor pesawat terpisah dari badan pesawat, dan kedua sayap pesawat pun sudah tidak lagi menyatu dengan badan pesawat. Fairchild terlihat seperti cacing dari kejauhan, kira – kira begitulah yang digambarkan seorang paranormal yang ikut melakukan pencarian.
alive-1.jpg enlosandes1.jpg enlosandes12.jpg

Mereka yang masih hidup setelah kecelakaan dasyat itu harus bertahan dengan dinginnya puncak Andes dan tanpa perbekalan apapun, bahkan mereka tidak memakai pakaian yang cukup hangat untuk bertahan di suhu minus. Makanan yang ada hanyalah coklat dan sebotol anggur, harus dibagi sama rata kepada seluruh penumpang Fairchild yang masih hidup. Kondisi mereka yang selamat kian memburuk, luka – luka pun tak membaik. Jenazah korban yang meninggal pun dibiarkan begitu saja, dan tetap awet karena tertimbun salju. Lalu seseorang diantara mereka mengambil inisiatif untuk mencari makanan lain yang lebih berenergi untuk dapat bertahan hidup. Dialah seorang mahasiswa kedokteran tingkat 2 Roberto Canessa, ia mengambil potongan pesawat yang dapat dijadikan pisau dan tanpa ragu memotong daging jenazah korban menjadi potongan – potongan sebesar kotak korek api. Mereka semua tentu tak dapat membayangkan hal ini dapat terjadi, namun bantuan belum tentu akan datang keesokan harinya, dengan ragu – ragu satu persatu dari mereka akhirnya menyerah kepada rasa lapar yang amat sangat, dan memakan daging manusia itu mentah – mentah yang telah dikeringkan di atas atap.
Beberapa orang lantas membuat tanda SOS dari lipstik yang mereka temukan dari tas penumpang, namun baru menyelesaikan huruf S yang pertama, mereka menyerah karena merasa itu tidak akan berhasil. Beberapa pesawat dalam hari – hari berikutnya melintas diatas Fairchild jatuh dan ketika itu tiba semua dengan bersemangat melambaikan tangan, namun tak satu pesawat pun melihat keberadaan mereka. Cuaca malam yang sangat buruk, dan matahari di siang hari begitu menyengat. Penumpang yang masih hidup namun terjebak dihimpit bangkai pesawat kondisinya makin buruk, yang menyedihkan akhirnya satu persatu meninggal. Mereka yang paling sehat lantas dikirim untuk melakukan ekspedisi, dengan bekal daging manusia. Ekspedisi yang pertama tidak menghasilkan apapun, malah tim ekspedisi pertama hanya menemukan jenazah – jenazah penumpang Fairchild yang masih terikat di kursinya dan mereka akhirnya kembali ke badan pesawat. Semua korban selamat yang lain makin terpuruk kondisi kejiwaannya karena kegagalan ini, bahkan lebih buruk lagi untuk 2 orang tim ekspedisi pertama yang salah satunya sampai tidak menyadari bahwa sepatu yang dipakainya sudah terlepas karena kakinya sudah mati rasa.
Tak mau menyerah kepada keadaan, mereka mengirim lagi tim ekspedisi kedua. Diantaranya Roberto Canessa dan Nando Parrado serta seorang teknisi, tim ini cukup berhasil karena setelah jalan sangat jauh-ke arah yang berbeda dengan tim pertama-tim ini berhasil menemukan ekor pesawat. Mereka bagai menemukan harta karun, karena disana terdapat berbagai macam bahan makanan dan juga seluruh bagasi penumpang serta baterai yang bisa dipergunakan untuk menyalakan radio. Tim ini lalu kembali ke badan pesawat dengan membawa barang yang dapat dibagi untuk korban lainnya. Dengan baterai yang mereka temukan tadi, dapat didengar siaran radio dari Peru dan Argentina bahwa berita pencarian pesawat Fairchild terus dilakukan.
enlosandes18.jpg
Bencana tak henti – hentinya datang, longsoran salju tepat jatuh menutup seluruh “rumah” mereka, dan menewaskan 8 orang korban selamat itu hidup – hidup. Mereka yang selamat semakin terpukul atas bencana itu, terlebih lagi Javier Methol yang kehilangan istrinya Lilliana Methol seorang wanita penuh kasih yang dijadikan tempat bersandar mahasiswa – mahasiwa itu. Ini kembali membangkitkan semangat mereka untuk mengirim tim ekspedisi ketiga yang terdiri dari Roberto Canessa, Nando Parrado dan Vizitin. Dalam perjalanan panjang ini seorang diantara mereka tak sanggup melanjutkan perjalanan, dan ketika itu Nando Parrado yang paling bersemangat naik ke atas sebuah batu dipuncak dan dari kejauhan ia melihat ada bagian gunung yang tidak tertutup salju dengan jarak tempuh sekitar 10 hari. Dengan berbekal daging manusia yang mereka bawa rasanya tidak mungkin untuk mencapai daerah itu dengan bekal yang hanya cukup untuk 3 hari, Nando Parrado lalu mengirim pulang Vizitin dari tim, namun mengambil seluruh perbekalan.
Kini hanya tinggal Nando Parrado dan Roberto Canessa yang melanjutkan perjalanan meksipun Roberto Canessa seringkali menyerah dan tidak sanggup lagi berjalan. Setelah berhari – hari lamanya mereka berjalan, Nando terpeleset dan meluncur jauh hampir ke kaki gunung namun ia selamat dan tidak terluka, Canessa menyusulnya. Mereka melanjutkan lagi perjalanan itu hingga menemukan sungai gletser, dan suhu disana lebih hangat dari sebelumnya menjadikan daging – daging yang mereka bawa mulai membusuk, dan karena itulah Canessa terserang diare. Nando Parrado tetap bersemangat hingga dia menemukan kawanan sapi dan dia yakin bahwa pasti ada pemiliknya. Keesokan harinya Nando melihat pengembala berkuda menggiring sapi – sapi tersebut namun pengembala itu melihatnya dan berjanji akan kembali. Seorang Pengembala itu kembali dan melemparkan kertas ke seberang sungai tempat Nando berdiri, dan Nando menuliskan bahwa mereka adalah korban pesawat Fairchild, dan 14 orang masih menunggu di atas puncak Andes. Pengembala itu kembali dan akhirnya Nando Parrado dan Roberto Canessa dibawa ke rumah singgah di kaki gunung itu, dan untuk pertama kalinya setelah 72 hari, mereka dapat memakan sesuatu selain daging manusia. Nando dan Roberto hanya mengatakan bahwa mereka dapat bertahan karena memakan coklat yang dibeli ketika transit di Argentina Bantuan datang beberapa hari setelahnya untuk mengangkut semua korban yang menunggu di puncak Andes itu.
canessa-young-2.jpg canessa-parrado.jpg
Keluarga dan orang tua korban yang terus – menerus mencari selama lebih dari 2 bulan itu sampai mendapat julukan “Orang gila yang mencari anaknya”. Dengan Helikopter Kepolisian di Peru dan Nando Parrado sebagai penunjuk jalan, mereka segera ke lokasi badan pesawat, ternyata mereka selama ini berada di ketinggian 13.500 m dan sulit dibayangkan dapat bertahan selama itu. Ketika semua sudah terselamatkan, semua korban yang selamat dibawa ke Rumah Sakit setempat. Kondisi mereka sangat menyedihkan bagai tulang yang hanya dilapisi kulit, tidak terlihat seperti seorang pemain Rugby yang bertubuh besar. Sebagian besar diantara mereka menceritakan semua pengalaman selama 72 hari itu termasuk ketika harus memakan daging teman – teman mereka sendiri. Meskipun sangat terkejut, namun hal itu pada akhirnya dapat diterima karena tidak ada apapun diatas puncak Andes selain hamparan es. Antropopagi (kanibalisme) yang terjadi ini dapat diterima, bahkan oleh orang tua yang tahu bahwa anaknya yang meninggal telah dimakan, namun itu semua telah menyelamatkan ke 16 korban selamat lainnya. Sungguh mukjizat bahwa mereka ditemukan menjelang Natal.
Kini mereka semua telah berusia sekitar 50tahunan, dan setiap tahun mereka mengunjungi “rumah” mereka selama 72 hari itu di atas puncak Andes. Atas kejadian itu, kini mereka benar – benar menghargai hidup. Nando Parrado telah sukses sebagai CEO dari beberapa perusahaan di URUGUAY. Cerita ini digambarkan sangat baik oleh Piers Paul Read yang membawa pembaca larut dalam perjuangan para korban. True Story ini sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa, dan di Indonesia sendiri diterbitkan oleh Elex Media Komputindo Buku berjudul ALIVE ini sudah diangkat ke layar lebar dengan judul sama ALIVE yang dibintangi Ethan Hawke pada tahun 1993.
reunion-on-andes.jpg
(ApRiL-says): Buku ini bagus banget dehhhh sekali baca susah buat nutup lagi. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Bahwa peristiwa yang mereka alami itu bukan sebuah hukuman dari Tuhan (Allah SWT), terlebih lagi para pemuda – pemuda ini semuanya tidak pernah sedikitpun lupa akan Tuhan ditengah cobaan yang mereka terima, mereka selalu berdoa sebelum tidur yang mereka sebut doa Rosario. Juga mereka tidak pernah menyerah begitu saja pada keadaan. Kalau saja mereka tidak melakukan ekspedisi itu, mungkin mereka tidak akan pernah ditemukan. Sungguh suatu kisah yang sangat menggugah semangat dan keberanian. Semua pemuda - pemuda itu malah merasa sangat beruntung, karena masih banyak orang yang mengalami penderitaan lebih berat dari mereka. Disini pun ditunjukkan kuasa Tuhan YME sangat besar, Allah SWT tidak akan pernah meninggalkan umatNya, dan mendengar doa semua umat manusia.

Selasa, 14 Juni 2011

Kumpulan Kata-kata Bijak

Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran (James Thurber)

Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)

Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi (J. Donald Walters)

Sedikit sekali orang yang memiliki hartanya sendiri. Hartalah yang memiliki mereka (Robert G. Ingersoll)

Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah nyanyian, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)

Orang yang bahagia bukanlah pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu (Hugh Downs)

Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil (David Lloyd George)

Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (General Collin Power)

Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kerjakan, orang lain mengukur kita dengan mengukur dari adap yang telah kita lakukan (Henry Wadsworth Longfellow)

Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda (Aldous Huxley)

Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi (Jawaharlal Nehru)

Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan (Confusius)

Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini (Samuel Taylor Colleridge)

Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri Anda, yaitu di dalam cara berpikir dan bersikap (Fred Corbett)

Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan (Elbert Hubbad)

Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh (Confusius)

Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri (Muhammad Ali)

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dikatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah (Thomas Alfa Edison)

Semua orang tidak perlu malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana dari sebelumnya (Alexander Pope)

Kita berdoa jika kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki melimpah (Khalil Gibran)

Bagian terbaik dari seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain (William Wordsworth)

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari dengan batu, tapi membalas dengan buah (Abu Bakar Sibli)

Apabila kamu tidak bisa berbuat kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, maka berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik (Nabi Muhammad Saw.)

Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih (Lao Tse)

Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak (Benjamin Franklin)

Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain (Thomas Hardy)

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah dan gelombang itu (Marcus Aurelius)

Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya. Tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walau bagaimana pun besarnya (Jalinus At Thabib)

Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika semua orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan (Sir Francis Bacon)

Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan (Johan Wolfgang Goethe)

Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali nampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah melakukannya dengan baik (Evelyn Underhill)

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh (Andrew Jackson)

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai (Schopenhauer)

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Aldus Huxley)

Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi (Ernest Newman)

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri (Martin Vanbee)

Dalam masalah hati nurani, pikiran pertama lah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang terbaik (Robert Hall)

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu (William Feather)

Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan (Robert F. Kennedy)

Setiap pria dan wanita sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka (Brian Tracy)

Percayalah pada keajaiban, tapi jangan tergantung padanya (H. Jackson Brown, Jr)

Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan mungkin aku tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu (William Arthur)


Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu (Sydney Smith)


Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)

Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda (Pope John XXIII)

Alam memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara (La Rouchefoucauld)

Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati (Caleb CC.)

Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh (Mohandas Ghandi)

Kegagalan tidak diukur dari apa yang telah Anda raih, namun kegagalan yang telah Anda hadapi, dan keberanian yang membuat Anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi (Orison Swett Marden)

Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan (Annemarie S.)

Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)

Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras (Harry S. Truman)

Sebagian orang mengatakan kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya (Louis L’amour)

Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir (W.A. Nance)

Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya (Victor Hugo)

Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian (Francis Bacon)

Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan yang sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika ia marah (Nabi Muhammad Saw.)

Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berfikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berfikir seperti komputer (Sydney Harris)

Orang-orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dengan cara yang berbeda (Dale Carnegie)

Hati yang penuh syukur bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan induk dari segala kebajikan yang lain (Cicero)

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu (Benjamin Franklin)

Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar (La Roucefoucauld)

Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (Nabi Muhammad Saw.)

Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri (Mary Mc Carthy)

Kerendahan hati menuntun pada kekuatan, bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri (John McCLoy)

Apapun tugas hidup kita, lakukanlah dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi (Marthin Luther King)

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)

Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua : mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan tapi tak pernah memikirkannya (John Charles Salak)

Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa (Denis Waitley)

Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, itu bukan soal yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila Anda tidak pernah belajar makna persahabatan, Anda benar-benar tidak belajar apa pun (Muhammad Ali)

Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah (Samuel H. Holdenson)

Maafkanlah musuh-musuh Anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya (John F. Kennedy)

Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan Anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri (Benjamin Disraeli)

Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikan (Alan Cohen)

Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai (Imam Ali RA)

Saya melihat seorang pemecah batu sedang memukul sebongkah batu padas sampai seratus kali tanpa kelihatan retak sedikit pun. Tapi, pada pukulan ke seratus satu kali, batu itu pecah menjadi dua. Saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membelah batu, tapi semua pukulan yang sudah dilakukan sebelumnya (Jacob Riis)

Jika Anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, Anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika Anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, Anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika Anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, Anda akan mendapatkan seluruh kedamaian (Ajahn Chah)

Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)

Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi (Abraham Maslow)

Meski Anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati Anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikiran cinta, meskipun tak mengucapkannya, maka dunia pun akan terasa lebih terang (Ella Wheeler Wilcox)

Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka (Brian Tracy)

Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian (Abdullah Ibnu Mubarak)

Kesempatan Anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan Anda pada diri sendiri (Robert Collier)

Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang menderita karena terlalu banyak ambisi tetapi tak cukup berusaha (Dr. James Mantague)

Nilai manusia, bukan bagaiman ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa yang telah ia perolah, melainkan apa yang telah ia berikan. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuha kepadanya (Ministry)

Perhatikan perbedaan antara apa yang terjadi bila seseorang berkata, “Saya telah gagal tiga kali”, dan apa yang terjadi bila ia berkata, “Saya orang yang gagal”. (S. I. Hayakawa)

Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang (Thomas Jefferson)

Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu. Kedua cara tersebut membebaskan kita dari berfikir (Theodore Rubin)

Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat daripada selalu benar karena tidak melakukan apa-apa (George Bernard Shaw)

Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik (Henry Ford)

Apapun fakta yang ada di depan kita tidak lebih penting dari sikap kita dalam menghadapinya, karena itulah yang menentukan keberhasilan atau kegagalan kita (Norman Vincent Peale)

Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah hidup Anda melalui lingkaran Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membatu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda? (W. Clement Stone)

Kita harus saling memaafkan dan kemudian melupakan apa yang telah kita maafkan (Andrew Jackson)

Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda (Norman Vincent Peale)

Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya (Jean Paul Reatcher)

Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup (Norman Cousins)

Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain (Confusius)

Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang kali. Dengan demikian, kecemerlangan bukan tindakan, tetapi kebiasaan (Aristoteles)

Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat (Leroy Eims)

Jangan biarkan orang lain mempengaruhi ide dan keputusan Anda. Dalam lima tahun ke depan, Anda lah – bukan mereka – yang harus hidup dengan pilihan yang Anda buat (Sarah Brklacich)

Bukalah mata sewaktu berjalan, karena bisa saja Anda akan bertemu kesempatan. Adapun kesempatan itu sendiri buta. Peganglah erat-erat, karena kesempatan datang dan pergi tanpa memberitahu (Anonim)

Sifat cinta sama seperti sifat air dan tanah. Apabila Anda tidak cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila Anda cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih (Hazrat Inayat Khan)

Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (Gen Collin Powel)

Kita datang ke dunia ini sendiri, dan sendiri pula kita meninggalkannya. Di antara pintu masuk dan pintu keluar, kita menghabiskan waktu lain untuk mencari persahabatan (E. M. Dooling)

Mereka yang tidak bisa memaafkan orang lain menghancurkan jembatan yang akan dilewatinya (Confusius)

Tuhan menganugerahi Anda wajah, tapi kita harus memberikannya ekspresi (Anonim)

Manusia tidak dirancang untuk gagal, tapi manusia-lah yang gagal untuk merancang (William J. Siegel)

Hati Anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu (Hazrat Inayat Khan)

Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi (Phytagoras)

Bila rahasia sebuah atom dari atom-atom tersingkap, rahasia segala benda ciptaan, baik lahir maupun batin akan tersingkap, dan kau takkan melihat pada dunia ini atau dunia yang akan datang kecuali Tuhan (Syaikh Ahmad Al-Alawi)

Lebih baik menjaga mulut Anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap Anda bodoh, daripada membuka mulut Anda dan menegaskan semua anggapan mereka (Mark Twain)

Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki (Mahatma Ghandi)

Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan (Albert Einstein)

Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran (Corni Ten Boom)

Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat (Abraham Lincoln)

Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “ibuku”. Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. (Kahlil Gibran)

Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa (Kahlil Gibran)

Seorang pecundang tak tahu apa yang dilakukannya bila kalah, tapi sesumbar apa yang dilakukannya bila menang. Sedangkan pemenang tak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang dilakukannya bila ia kalah (Eric Berne)

Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Hersey Richards)

Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan (Alexander Pope)

Jadikan deritaku sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Yang Maha Esa (Bung Karno)

Satu-satunya yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri (Franklin D. Rosevelt)